Press "Enter" to skip to content

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kunjungi Pos Penyekatan Perbatasan Sumbar-Riau

Direktur Reserse Narkotika Polda Sumatera Barat Kombes Ade Rahmat Idnal bersama Kapolres Sijunjung AKBP Andri Kurniawan kunjungi Pos Penyekatan Mudik 2021 perbatasan Sumbar – Riau di JTO Kamang Nagari Kamang Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat, Senin (10/05/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Dirresnarkoba Polda Sumbar dan Kapolres Sijunjung disambut oleh Kapolsek Kamang Baru AKP Ramadhi Kurniawan bersama jajaran, Petugas Kesehatan, Brimob, Anggota Dinas Perhubungan, Serta Anggota TNI Koramil 09/TG Kodim 0310/SS.

Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan menyampaikan selamat datang kepada Dirresnarkoba Polda Sumbar selaku Perwira Pengamat Wilayah di wilayah hukum Polres Sijunjung dalam rangka memantau kesiapan anggota Pos Penyekatan Mudik Lebaran tahun 2021 Perbatasan Sumbar – Riau Di Jembatan Timbang Kamang Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung.

“Sampai dengan hari ini, Senin(10/05) petugas gabungan Pos Penyekatan Jembatan Timbang Kamang di masa peniadaan mudik sudah memutar balikkan para pemudik, baik dari Riau maupun sumbar lebih kurang 30 kendaraan” ujar Kapolres.

Kendaraan yang “diputarbalikan“, lanjut Kapolres adalah mobil angkutan penumpang mini bus dan mobil pribadi lainnya dan pada saat melintas di Pos ini mereka tidak bisa menunjukan Dokumen Kesehatan seperti yang dimaksud Surat Edaran Penanganan Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 tentang Regulasi Peniadaan Mudik Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Selanjutnya Kombes Ade Rahmat Idnal menyampaikan, kujungannya di Pos Penyekatan Perbatasan Sumbar – Riau di Masa Peniadaan Mudik yang dijadwalkan dari tanggal 6 – 17 Mei 2021 ini adalah atas perintah Kapolda Sumatera Barat dalam rangka mengamankan pelaksanaan Surat Edaran BNPB dalam penanganan wabah Covid-19 di wilayah hukum Polda Sumatera Barat.

“Kami dari Polda Sumbar berkepentingan untuk melihat personel, sarana dan prasarana di lapangan, apakah sudah sesuai atau belum dalam menghadapi lonjakan pemudik yang melalui Pos ini walau sudah ditiadakan dan kami tidak ingin kejadian seperti tahun lalu Pos ini kebobolan oleh gelombang pemudik yang tidak dihambat di perbatasan Riau yang mengakibatkan petugas jaga kewalahan dan akhirnya jebol dan viral” ujar Kombes Ade.

“Sebagai tindakan preventif, Kapolres Sijunjung diminta selalu berkoordinasi dengan Kapolres Kuansing Polda Riau dan selalu saling melaporkan situasi serta kondisi perkembangan pemudik dari arah sumbar Riau dan sebaliknya, kalau ada pergerakan di luar kewajaran kita bisa segera mengantisipasi dan tidak kebobolan lagi” pungkasnya. *(Bgs)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *