Press "Enter" to skip to content

Aktor Di Balik Maraknya Aksi Pencurian Dibekuk Satreskrim Polres Sijunjung

Maraknya tindak pidana pencurian dengan pemberatan seperti membongkar toko dan pencurian di dalam rumah/kos-kosan pada malam hari di wilayah hukum Polres Sijunjung, membuat Kasatreskrim Polres Sijunjung AKP Abdul Kadir Jailani memerintahkan Tim Opsnal untuk melalukan penyelidikan untuk mengungkap dan menangkap pelaku yang melakukan perbuatan tersebut.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, Tim Opsnal akhirnya menemukan titik terang terhadap tindak pidana pencurian dengan pemberatan. “Dari penyelidikan mendalam akhirnya mengarah kepada satu orang dengan nama inisial F, yang merupakan residivis dan sudah dua kali masuk Lapas, Lapas anak di Payakumbuh dan Lapas klas II Muaro Sijunjung dan baru keluar pada bulan November 2020 melalui program asimilasi dengan kasus pencurian”. ujar Kasatreskrim.

Selanjutnya Tim Opsnal melacak keberadaan F, dan pada hari Senin (15/02/2021) sekira pukul 23.00 wib, Tim Opsnal Polres Sijunjung mengamankan dan melakukan penangkapan terhadap F setelah keberadaannya diketahui.

“Selanjutnya Kasatreskrim memerintahkan Tim untuk melakukan penangkapan terhadap F yang berada di rumah orang tuanya yang berada dibelakang kantor Samsat Muaro Sijunjung, tanpa perlawanan berarti F ditangkap dan dibawa anggota Tim ke Polres Sijunjung untuk dilakukan pemeriksaan” sambungnya.

Dari hasil interogasi terhadap F, ia mengakui telah melakukan berkali-kali perbuatan pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polres Sijunjung. Setiap melakukan aksinya F dibantu teman-temannya. Dari keterangan F tersebut selanjutnya Tim Opsnal menangkap dan mengamankan kembali satu orang inisial R, yang ikut serta melakukan perbuatan pencurian dengan pemberatan bersama dengan F serta teman-teman lainnya.

“Nama-nama sudah dikantongi dan dilakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku” terang Kasatreskrim.

Dari pemeriksaan terhadap Fdan R penyidik mendapati keterangan bahwa, F, R dan beberapa orang teman-temannya telah melakukan beberapa kali tindak pidana pencurian dengan pemberatan di antaranya:

  1. rumah/kos-kosan di dekat Pesantren Tabek Basuang.
  2. Toko Citra Swalayan, dibawah rumah Dinas Bupati Sijunjung, percobaan satu kali, berhasil satu kali dan satu kali ketahuan oleh penjaga toko dan pelaku berhasil kabur.
  3. rumah/kos-kosan di depan kantor Perpustakan Daerah Sijunjung.
  4. rumah/kos-kosan di depan SDLB Muaro Sijunjung.
  5. beberapa kedai kelontong kecil yang berada di seputaran Muaro Sijunjung.
  6. kedai kelontong kecil di Kampung Berlian, Pasar Sijunjung.
  7. kedai kelontong yang berada di Batu Balang Kecamatan Koto VII.
  8. rumah/kos-kosan yang berada di Tanjung Ampalu.

Dari hasil perbuatannya, F, R dan teman-teman lainnya di rumah/kos-kosan, mereka berhasil menggasak ponsel dan uang tunai, sedangkan untuk Toko Citra Swalayan dan toko kelontong kecil mereka berhasil menggasak rokok, makanan dan uang tunai.

Selanjutnya Tim Opsnal melakukan pencarian terhadap barang bukti ponsel yang telah mereka jual dan mengamankan barang bukti tersebut, serta melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan teman-teman pelaku lainnya yang menurut keterangan pelaku, teman-teman tersebut berasal dari kota Padang yang mereka kenal pada saat sama-sama berada di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Para pelaku F, R dan teman-temannya telah melakukan lebih dari 15 kali tindak pidana pencurian dengan pemberatan” sambung Kasatreskrim.

Terhadap pelaku diancam dengan Pasal 363 ayat ke 3e dan 4e tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Selanjutnya pelaku F, R dan barang bukti ponsel yang berhasil diamankan, diserahkan kepada penyidik Unit Tindak Pidana Umum Satreskrim Polres Sijunjung untuk dilakukan proses selanjutnya.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *