Press "Enter" to skip to content

Di Sela Penilaian Kampung Tangguh Nusantara, Kapolres Sijunjung Salurkan Beras Bantuan Mabes Polri.

Polres Sijunjung kembali mendistribusikan bantuan beras dari Mabes Polri, pendistribusian tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, S.iK., M.Hum pada saat melakukan kegiatan penilaian Kampung Tangguh di Desa Kampung Baru, Nagari Koto tuo, dan Nagari Air Angek.

Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, S.iK., M.Hum mengatakan, beras yang dibagikan Polres Sijunjung berasal dari Mabes Polri, guna membantu saudara – saudara terkena dampak pandemi Covid -19.

Bantuan beras tersebut akan diantar langsung kerumah – rumah warga yang membutuhkan, akibat dampak dari Covid -19. Semuanya langsung diantar door to door. Sedikitnya, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat.

Dan, kepada masyarakat yang belum menerima bantuan, dengan adanya beras bantuan dari Mabes Polri bisa membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah Pandemi Covid -19.

“ Pada masyarakat kita menghimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan, maklumat Kapolri. Agar cepat dalam memutus mata rantai Covid -19 di wilayahnya,” kata Kapolres Sijunjung.Rabu (24/6)

Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, S.iK., M.Hum juga mengecek kesiapan 3 kampung tangguh yaitu Desa Kampung Baru, Nagari Koto tuo, dan Nagari Air Angek.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga meninjau langsung beberapa fasilitas penunjang seperti, ruang isolasi, dapur umum, lumbung pangan hingga pemeriksaan di chek point yang ditempatkan di pintu masuk kampung.

Sebagai objek penilaian di antaranya, kesiapan posko, ketahanan pangan yakni gudang penyimpanan padi, ketahanan lingkungan seperti tersedianya pos keamanan dan petugas pos.

Dia berharap dengan keberadaan kampung tangguh kedepannya Desa Kampung Baru, Nagari Koto tuo, dan Nagari Air Angek, dapat mandiri dari segi ketahanan pangan, kesehatan maupun lingkungannya yang aman.

“ Keberhasilan Kampung Tangguh Desa Kampung Baru, Nagari Koto tuo, dan Nagari Air Angek mencegah Covid-19 bergantung pada tingkat kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan, juga semangat gotong-royong, kebersamaan dan kepedulian harus Kita jaga sehingga desa tidak hanya sehat melainkan juga nyaman untuk beraktifitas,“ pungkasnya. (Mendrofa)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *