Press "Enter" to skip to content

Kunjungan kerja ke Polsek Sumpur Kudus, Kapolres Sijunjung terima banyak aspirasi dari tokoh masyarakat terkait Kamtibmas

Senin 10 Desember 2018, pukul 09.30 wib bertempat di kantor Wali Nagari Kumanis Kecamatan Sumpur Kudus telah berlangsung kunjungan kerja bapak Kapolres Sijunjung AKBP Driharto SIK beserta Ketua Bhayangkari Cabang Sijunjung Ny. Ratna Driharto.

Rombongan Kapolres Sijunjung tersebut juga diikuti pejabat Polres Sijunjung sekaligus menjalin silaturahmi dengan tokoh masyarakat di Kecamatan Sumpur Kudus.

Rangkaian kegiatan kunjungan kerja tersebut diawali dengan kata sambutan dari Kapolsek Sumpur Kudus Iptu Mulyadi SH sekaligus menggambarkan secara umum situasi wilayah hukum Polsek Sumpur Kudus.

Iptu Mulyadi menjelaskan bahwa Kecamatan Sumpur Kudus merupakan suatu wilayah kecamatan yang tergolong tua, sama dengan Kecamatan Sijunjung dan IV Nagari.
“Budaya kearifan lokal masih kental di Kecamatan Sumpur Kudus, karena mayoritas penduduk orang Minangkabau” jelas Iptu Mulyadi.

Selanjutnya Ketua LKAM Kecamatan Sumpur Kudus J. Rajo Bangke mengucapkan selamat datang di Kecamatan Sumpur Kudus kepada Kapolres Sijunjung sekaligus menyampaikan permohon dukungan penerapan hukum adat sehingga tidak terjadi benturan dengan HAM.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Sijunjung sambil memperkenalkan diri menyampaikan ucapan terimakasih kepada hadirin yang telah dapat meluangkan waktu untuk hadir dan menyisihkan waktu sekaligus untuk menjalin tali silaturahmi dengan tokoh masyarakat Kecamatan Sumpur Kudus.

“Berkaitan dengan situasi kamtibmas untuk dapat memberdayakan fungsi nagari, tokoh adat dan tokoh masyarakat dalam penyelesaian kasus dan prioritaskan upaya pencegahan, contohnya seperti kasus penjualan miras jenis tuak, kita adakan larangan dengan melibatkan Bhabinkamtibmas di tingkat nagari” kata Kapolres.

Dalam permasalahan isu-isu yang didapatkan dari media sosial, penanganan berita Hoax, agar masyarakat lebih pintar menyaring berita yang diterima atau didapati.

Selanjutnya Kapolres berpesan agar masyarakat dan Polisi bersama-sama memberantas narkoba dimulai dari mengawasi anak, keluarga dan lingkungan, kemudian laporkan ke Polsek.

“Menghadapi tahun politik ini, pelaksanaan Pilpres dan Pileg agar masyarakat tidak terpecah meskipun mempunyai pilihan yang berbeda, agar tetap menjaga situasi selalu kondusif hingga berakhirnya Pileg dan Pilpres 2019 terutama 3,5 bulan akan datang” tambahnya.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab dengan tokoh masyarakat.

Menanggapi pertanyaan dari Ketua KAN Nagari Tanjung Bonai Aur tentang kartu keanggotaan FKPM dan banyaknya kasus penganiyaan, Kapolres Sijunjung menjelaskan bahwa terkait kartu keanggotaan FKPM akan dibahas terlebih dahulu dengan Satbinmas Polres Sijunjung.

Kemudian terkait imej satu pukul bayar lima juta dalam kasus penganiyaan, agar kita pahami semuanya terjadi karena kultur.

“Maka di sinilah peranan dari Wali Nagari dan FKPM untuk memberikan masukannya dan kita kembalikan kepada masyarakat.” ujar Kapolres.

Selanjutnya menanggapi masukan dari Wali Nagari Sumpur Kudus yang menyampaikan bahwa masyarakat di nagarinya kurang tersentuh oleh Bhabinkamtibmas, Kapolres Sijunjung menyatakan akan mengevaluasi dan meningkatkan kinerja Bhabinkamtibmas di wilayah tersebut.

“Kinerja Bhabinkamtibmas akan kita perbaiki dan evaluasi lagi, serta diadakan perubahan, terkait usulan untuk meningkatkan Pos Pol Sumpur Kudus menjadi Polsubsektor, nanti dikoordinasikan dulu dan sementara bisa digunakan untuk pos Bhabinkamtibmas” pungkasnya.

Selesai acara, rombongan Kapolres Sijunjung meninjau langsung pembangunan Mako Polsek Sumpur kudus yang baru.

Kegiatan tersebut berakhir pukul 12.00 wib, dan rombongan bergeser menuju Polsek Koto VII Polres Sijunjung.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *